Perbaikan di Daerah Sekitar Mata

Dr. Andrew Khoo

Plastic & Aesthetic Surgeon
FRCS (Edin), FRCS (Glasg), M Med FAMS (Plastic Surgery)
 T (65) 6733 3712 | E info@andrewkhoo.com

Satu permintaan yang paling sering diajukan oleh pasien adalah perbaikan di daerah sekitar mata. Pada pasien berusia lebih muda, permintaan biasanya terkait dengan pembuatan kelopak mata ganda atau koreksi dari bagian yang tidak simetris.

Pada pasien berusia lebih tua, mereka biasanya meminta perbaikan dari kelopak mata bagian atas yang turun atau perbaikan kantung mata di kelopak bawah.

1. Kelopak mata atas

Masalah dari turunnya kelopak mata atas dapat berasal dari berbagai penyebab. Ini menjadi hal yang seringkali saya jelaskan kepada pasien. Dalam kasus sangat sederhana, ini hanya masalah kelebihan kulit dan lemak pada kelopak mata atas. Lebih seringnya, merupakan kombinasi dari kulit yang tidak kencang serta lemak di kelopak mata serta daerah di bawah alis.

Alis mata yang terlihat muda dari seorang perempuan biasanya berada 1-2 cm di atas tulang yang menonjol pada tulang frontal. Pada pria, alis mata mereka tepat berada di atas tulang yang menonjol.

Seiring berjalannya usia, alis dapat turun dan mempengaruhi kelopak mata atas sehingga membuatnya terlihat lebih turun. Anda bisa mencobanya sendiri dengan menurunkan alis mata menggunakan jari. Pada akhirnya, kondisi ini dapat menetap saat otot pembuka kelopak mata atas lemah atau lepas. Kondisi ini disebut sebagai ptosis kelopak mata.

Ketiga masalah ini membutuhkan blepharoplasty atas, operasi pengangkatan alis atau endoskopi pengangkatan alis maupun koreksi dari ptosis secara berturut-turut. Kadangkala kombinasi dari prosedur dibutuhkan. Seluruh pembedahan ini dapat dilakukan dengan anestesi lokal serta sedasi ringan hingga moderat. Tindakan tersebut membutuhkan waktu 2-3 minggu untuk pemulihan karena bengkak yang ditimbulkan dari prosedur ini.

2. Kelopak mata bawah

Dalam kasus kelopak mata bawah, usia, kurang istirahat, serta retensi cairan berulang di kelopak mata bawah dapat menyebabkan pembengkakan, kulit menjadi kendur sehingga kelopak mata pun ikut kendur. Lemak yang ada di dalam kantung mata membentuk kantung mata serta menimbulkan garis jelas antara pipi dan kelopak mata. Ini adalah kelainan ‘tear trough’ atau palung air mata. Dinamakan demikian karena ini tempat air mata berkumpul saat seseorang menangis.

Pada kasus ringan, pada pasien lebih muda, saya biasanya mencoba serangkaian perawatan dengan gel mata. Biasanya gel ini mengandung penyegar untuk mengeluarkan kelebihan cairan, komponen untuk mengencangkan kulit kelopak bawah seperti peptida, bahan pencerah, serta silika mikro guna menyamarkan lingkaran hitam pada mata. Pada kasus moderat, memungkinkan untuk menambahkan prosedur pengencangan berbasis frekuensi radio seperti Thermage guna mengencangkan kulit kelopak mata bawah.

Terakhir, bila dipertimbangkan operasi, blepharoplasty bawah dapat dilakukan. Bergantung pada pasien, tindakan ini mencakup pendistribusian kembali dari lemak guna memperbaiki palung air mata, mengencangkan kelopak mata bawah dan pengangkatan kulit serta otot secara bijak. Pembedahan dapat dilakukan sebagai operasi satu hari dengan anestesi lokal serta sedasi ringan. Masa pemulihan setelah tindakan ini adalah 2-3 minggu karena adanya pembengkakan.

Artikel ini adalah milik Aesthetic & Reconstructive Centre dan tidak dapat disalin atau diperbanyak tanpa izin dari penulis.