Memperbaiki Payudara Yang Turun

Dr. Andrew Khoo

Plastic & Aesthetic Surgeon
FRCS (Edin), FRCS (Glasg), M Med FAMS (Plastic Surgery)
 T 6733 3712 | E info@andrewkhoo.com

Ada banyak pasien yang tidak senang ketika payudaranya turun. Kondisi payudara yang turun ini dapat terjadi pada perempuan lebih muda yang memiliki payudara besar dan kemudian kehilangan volumenya atau, lebih banyak, pada pasien setelah masa kehamilan yang membuat payudaranya membesar saat menyusui anaknya. Ketika proses menyusui usai, payudara pun menjadi kendur dan turun.

Memilih metode yang tepat untuk memperbaiki turunnya payudara sangat ditentukan oleh derajat turun atau ptosis dan apakah pasien berharap memiliki volume payudara yang lebih besar. Metode yang baik bagi orang awam untuk mengecek penurunannya adalah dengan melihat posisi satu puting terhadap bagian tengah dari lengan antara ujung bahu dan siku. Pada payudara normal, puting semestinya berada di tengah-tengah. Pada ptosis moderat, posisinya berada hingga 2 cm di bawah titik tengah. Pada ptosis berat, lebih dari 3 cm.

Augmentasi (Pembesaran) payudara untuk memperbaiki payudara yang turun
Pada pasien dengan derajat penurunan moderat yang bisa menerima penambahan volume payudara, kami sarankan menjalani augmentasi (pembesaran) payudara guna memperbaiki payudaranya. Ini karena prosedur tersebut memiliki sedikit jaringan parut dan masa pemulihan dibandingkan dengan mastopeksi. Augmentasi, baik dengan cangkok lemak maupun implan, umumnya dapat dikerjakan sebagai bedah satu hari dengan sedasi intravena atau anestesi umum.

Pada payudara lebih kecil, memungkinkan dilakukan pembesaran payudara menggunakan cangkok lemak. Lemak diperoleh dari lokasi seperti perut, panggul, atau paha. Lemak diambil menggunakan sistem tekanan rendah guna menjaga sel lemak tetap hidup. Lipokit ini menggunakan filter (penyaring) dan dilakukan sentrifuse untuk menghimpun sel lemak yang kurang matur (matang) dengan aspirasi. Tindakan tersebut memperbaiki tingkat keberhasilan dari prosedur ini. Lemak kemudian disuntikkan mengikuti contoh khusus ke dalam payudara. Sayatan yang diberikan kecil dan jaringan parut, karenanya, menjadi minimal.

Pada augmentasi lebih besar, tingkat keberhasilan dari cangkok lemak adalah kecil dan karenanya augmentasi implan menjadi metode yang disukai. Terutama, penempatan dari implan anatomi yang tinggi, efektif untuk memperbaiki penampilan payudara yang turun. Hal ini dapat dilakukan melalui sayatan yang relatif kecil pada lipatan di bawah payudara atau melalui di bagian ujung dari aerola. Bekas luka atau jaringan parut menjadi moderat ketika dibandingkan dengan mastopeksi.

Mastopeksi untuk memperbaiki payudara turun
Pada pasien dengan penurunan payudara yang nyata, mastopeksi atau pengencangan payudara menjadi bedah pilihan. Ini adalah metode yang dapat mengoreksi kasus sangat parah dan juga bisa dilakukan bersamaan dengan pengangkatan jaringan payudara. Tindakan ini disebut reduksi mammoplasti. Ini merupakan pembedahan yang lebih besar dengan jaringan parut yang lebih terlihat. Bisa hanya di sekeliling puting, sekeliling puting dengan penambahan ke arah bawah atau dengan bentuk seperti jangkar. Pembedahan membutuhkan anestesi umum dan rawat inap di rumah sakit selama 3-4 hari. Untuk alasan ini, kami melakukan pembedahan ini hanya bagi pasien dengan payudara yang sangat turun atau sangat besar.

Karena tindakan koreksi dari payudara turun ini adalah masalah rumit, yang dapat diatasi dengan beragam prosedur, langkah terbaik adalah mencari saran dari spesialis bedah plastik sebelum menjalani setiap prosedur

Artikel ini adalah milik Aesthetic & Reconstructive Centre dan tidak dapat dijiplak atau diperbanyak tanpa izin dari penulis.